Kompetensi
- Memberikan contoh-contoh polimer
- Menulis reaksi pembentukan polimer
- Menyebutkan jenis-jenis polimer
- Menentukan monomer dari salah satu polimer
- Menulis reaksi pembentukan polimer
- Menyebutkan jenis-jenis polimer
- Menentukan monomer dari salah satu polimer
Materi
Pendahuluan
Polimer (makromolekul), banyak sekali dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari, misalnya plastik, yang saat ini sudah menjadi primadona industri kimia, karena banyak sekali keunggulannya. Pada tahun 1869 John Wesley Hyatt, menemukan bahwa campuran sellulosa nitrat dan kamfer yang dilarutkan dalam alkohol menghasilkan plastik yang dinamakan selluloid, selain plastik, sebagian bahan untuk pakaian dan makanan yang kita makan, juga tergolong polimer.
Pembentukan Polimer
Polimer merupakan molekul besar yang terbentuk dari ratusan sampai ribuan molekul-molekul kecil.
Molekul-molekul kecil pembentuk polimer disebut monomer, sedangkan reaksi pembentukan polimer disebut polimerisasi, yang dikelompokkan menjadi 2 jenis, yaitu polimerisasi adisi dan polimerisasi kondensi.
Molekul-molekul kecil pembentuk polimer disebut monomer, sedangkan reaksi pembentukan polimer disebut polimerisasi, yang dikelompokkan menjadi 2 jenis, yaitu polimerisasi adisi dan polimerisasi kondensi.
1. Polimerisasi adisi
Hanya terjadi pada monomer yang mengandung ikatan rangkap dua. Dengan bantuan suatu katalis maka ikatan rangkapnya akan terbuka, dan monomer-monomernya saling berikatan.
2. Polimerisasi kondensasi
Terjadi pada monomer yang mempunyai gugus fungsi pada kedua ujung rantainya. Pada polimerisasi kondensasi monomer-monomer saling berikatan dengan melepas molekul kecil seperi air atau etanol.